
KEDIRI – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Institut Agama Islam Faqih Asy’ari (IAIFA) menggelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah pada Sabtu (25/04). Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Pengembangan Literasi Berbasis Al-Qur’an dan Tafsir di Era Digital Kontemporer.”
Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan narasumber ahli, Miski, S.Th.I, M.Ag., dosen IAT dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya adaptasi metodologi riset tafsir agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi digital saat ini.
Selain sebagai sarana pengayaan akademik, workshop ini secara resmi menjadi pembukaan kegiatan Praktikum IAT bagi mahasiswa semester 6. Program praktikum ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam mengelola dan mendiseminasikan gagasan keislaman melalui tulisan ilmiah yang berkualitas.

Dekan Ushuluddin menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memicu semangat mahasiswa dalam memproduksi karya tulis yang inovatif. Literasi berbasis Al-Qur’an tidak boleh mandek, melainkan harus mampu menjawab tantangan zaman di ruang digital.
Dengan dimulainya rangkaian praktikum ini, mahasiswa diharapkan dapat menghasilkan output berupa jurnal maupun artikel ilmiah yang mampu berkontribusi bagi pengembangan khazanah tafsir di Indonesia. Latansa
Let’s Join Us !







Leave a Reply