Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
Menjadi Program Studi yang unggul dan berdaya saing global dalam pengembangan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, berlandaskan nilai kepesantrenan dan Ahlussunnah wal Jamaah.
Status Akreditasi BAN-PT
No. 2040/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2022- 1Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, berlandaskan nilai kepesantrenan serta Ahlussunnah wal Jamaah.
- 2Mengembangkan penelitian Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir yang unggul dan produktif, yang berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta peradaban Islam di tingkat nasional maupun global.
- 3Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan, melalui pemberdayaan dan pendampingan, berlandaskan nilai kepesantrenan serta Ahlussunnah wal Jamaah.
- 4Membangun tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan akuntabel, untuk mendukung tercapainya daya saing global.
- 5Menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional, untuk memperkuat pelaksanaan Tridarma dan meningkatkan reputasi akademik di tingkat global.
- 📚Outcome Based Education (OBE)
- 🎓Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
- 🔗Integrasi Keilmuan
- 🌎Pembelajaran Kontekstual
- 🔬Riset dan Inovasi
Sarjana agama yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir yang mampu mengkaji, menerjemahkan, dan menyajikan kandungan Al-Qur’an serta Tafsirnya dalam pengembangan ajaran Islam yang moderat dan toleran dalam masyarakat multi agama berdasarkan etika keislaman, keilmuan dan keahlian.
Sarjana agama yang berkepribadian baik, memiliki kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, kemampuan manajerial dan tanggung jawab sebagai akademisi/ahli bidang Al-Qur’an dan Tafsir dalam pengembangan ajaran Islam yang moderat dan toleran dalam masyarakat multi agama.
Sarjana agama yang memiliki kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, kemampuan manajerial dan tanggung jawab sebagai asisten peneliti bidang Al-Qur’an dan Tafsir yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir dibidangnya serta mampu melaksanakan tugas dan bertanggung jawab berlandaskan ajaran dan etika keislaman, keilmuan dan keahlian.
Sarjana agama yang berkepribadian baik, memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dalam bidang Al-Qur’an dan Tafsir, serta mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran Al-Qur’an dan Tafsir secara efektif, kontekstual, dan berorientasi pada nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan pendidikan formal maupun nonformal.
Sarjana agama yang memiliki kemampuan komunikasi keagamaan, penguasaan materi Al-Qur’an dan Tafsir, serta kepekaan sosial yang tinggi untuk melaksanakan fungsi bimbingan, penyuluhan, dan pendampingan keagamaan di tengah masyarakat. Lulusan mampu menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an secara persuasif, solutif, dan kontekstual guna memperkuat moderasi beragama dan keharmonisan sosial.
Sarjana agama yang memiliki kemampuan mengemas dan menyajikan pesan-pesan Al-Qur’an dan Tafsir secara kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab melalui berbagai media digital. Lulusan mampu memproduksi konten keislaman yang edukatif, moderat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer, dengan tetap berpegang pada kaidah keilmuan tafsir, etika dakwah, dan literasi digital.
Menghasilkan sarjana yang memahami, mengkaji, dan mengamalkan Al-Qur’an secara moderat, ilmiah, dan kontekstual untuk kemaslahatan umat dan peradaban.Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir — IAIFA Kediri
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dirancang untuk melahirkan sarjana yang memiliki kedalaman pemahaman terhadap Al-Qur’an, kemampuan analisis akademik, serta kepekaan terhadap perkembangan masyarakat kontemporer. Kurikulum mengintegrasikan tradisi keilmuan pesantren yang berakar pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dengan pendekatan akademik modern dan teknologi informasi.
Program studi ini mengembangkan dua bidang takhassus utama, yaitu Tafsir Aqidah dan Tafsir Ahkam, yang dirancang untuk memperdalam kemampuan mahasiswa dalam kajian dimensi teologis, normatif-hukum, serta dakwah di era digital.
Bidang ini menekankan kajian ayat-ayat aqidah yang berkaitan dengan konsep ketuhanan, sifat-sifat Allah, kenabian, serta eskatologi dalam perspektif tafsir klasik dan kontemporer. Mahasiswa diperkenalkan pada pendekatan teologi Islam sehingga mampu menjelaskan konsep keimanan secara argumentatif, moderat, dan berlandaskan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah.
Bidang ini memfokuskan kajian pada penafsiran ayat-ayat hukum dalam Al-Qur’an yang berkaitan dengan ibadah, keluarga, ekonomi, serta kehidupan sosial. Kajian dilakukan dengan pendekatan ushul fiqh, maqashid syariah, serta analisis kontekstual untuk memahami relevansi hukum Al-Qur’an dalam masyarakat modern.
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
Institut Agama Islam Faqih Asy’ari (IAIFA) Kediri · OBE · MBKM · KKNI Level 6

